Guide For Au Pair “The Best and The Worst Country To Be An Au Pair”

Hello readers,

This time I would write a review about the best country to follow an au pair program.

These are just a resume base on some testimonials from several au pair around Europe.

And the best country for au pair is belongs to “The Netherland”.

Why? Kenapa? Bukannya denger-denger di Belanda itu malah berat dan sering diperlakukan tidak baik oleh keluarga angkatnya?

Simak ini dulu :

1. Regulasi untuk au pair yang jelas dan baik.

Ketimbang negara lain Belanda memiliki regulasi au pair yang baik karena segala sesuatunya melalui agency. Kemungkinan untuk di kick out oleh si keluarga angkat akan lebih kecil.

Kick out? Iya, di usir secara mendadak dan tidak baik. Ada aja alasannya. Ini sering terjadi lho di beberapa negara, misalnya di Belgia dan Finlandia.

Kok bisa di kick out? Iya karena perjanjian kedua belah pihak hanya berdasarkan kontrak kerja tertulis yang dapat di putus sebelah pihak kapan saja dengan kata lain perjanjiannya inadequate.

Apa yang terjadi setelah di kick out? Maksimal au pair akan diberi waktu 2 minggu untuk menemukan keluarga baru atau jika tidak si au pair harus kembali ke negara asalnya. Rugi kan kalau baru saja tiba, au pair sudah disuruh pulang dengan alasan si keluarga angkat tidak cocok dengan si au pair.

2. Information From Agency

Informasi dari agensi sangat membantu dan mempermudah kepengurusan dokumen dan jadwal bertemu dengan pihak IND maupun administrasi di Belanda.

Serta biaya agency yang ditanggung oleh keluarga angkat cukup mahal sehingga mereka akan mikir kalau mau kick out si au pair, kecuali memang si au pairnya ketelaluan misalnya tidak mengikuti peraturan yang ada atau membangkang.

Selain itu biasanya ada pertemuan antar au pair dalam satu agency dan bisa bertukar kontak maupun aktivitas bersama.

3. The Duties

Tugas au pair di Belanda biasanya benar-benar murni menjaga anak-anak without cleaning. Jika pun ada paling hanya vacuming seminggu sekali dan hanya ruang tertentu saja. Tapi ya tergantung, terkadang ada keluarga yang meminta bantuan untuk cleaning juga dan sekali lagi itu pilihan kamu mau atau tidak. Kalau tidak mau dan kurang sreg ya masih bisa cari keluarga yang lebih baik.

Soalnya tahu sendirilah cleaner di Eropa bayarannya juga lumayan mahal. Maka dari itu kamu harus bijak menentukan keluarga jangan malah nantinya mengeluh karena merasa tugasmu berat. Itu bukan salah keluarganya saja tapi itu juga merupakan pilihan kamu.

Kalau di atas merupakan review dari negara Belanda. Sekarang review negara ter-enggak banget buat au pairing.

Menurut saya sih Finlandia.

Kenapa? Karena sebenarnya au pair sangat tidak umum di Finlandia, kebanyakan mereka mengurus diri dan rumah tangganya sendiri. Jadi pengetahuan mereka tentang au pair lebih minim.

Misalnya, mereka lebih memberatkan ke tugas household worknya dan menjaga anaknya juga jauh lebih berat. Anak di bawah 6 tahun belum masuk sekolah jadi jika mereka tidak di daycare, kamu akan bersama mereka full day, bermain, makan dan aktifitas outdoor lainnya. Belum suhu yang lebih dingin dari negara di Eropa Tengah. Pocket moneynya juga sangat kecil untuk bisa tinggal di negara yang biaya hidupnya lebih tinggi dibanding negara si Eropa lainnya (contohnya tiket bus di Finlandia jarak dekat sekitar 5 € sedangkan di Belanda hanya 2 € saja).

Belgia, hampir sama seperti di Finlandia negara ini juga agak disayangkan mengenai regulasi untuk au pairnya. Host family bisa dengan sebelah pihak memutus kontrak dan meminta au pair meninggalkan rumahnya secepatnya. Tak jarang banyak au pair harus pindah dari keluarga yang satu ke keluarga lainnya.

Alasannya pun beragam, misalnya;

🙄 Anaknya ga cocok sama au pairnya

🙄 Orang tua yang perfectionist

🙄 Ga sanggup bayar

🙄 dan alasan ga jelas lainnya yang terkadang mengada-ada.

Lalu gimana seperti negara-negara lainnya seperti Perancis, German, Norway, Denmark, Swedia, dll.

Untuk Norway juga cukup baik regulasinya untuk si au pair dan merupakan negara dengan bayaran tertinggi untuk au pairnya meskipun terpotong pajak. Tapi dibandingkan Finlandia yang pocket moneynya jauh lebih kecil dan masih harus dipotong pajak tentu Norway jauh lebih baik. Di norway juga au pair berhak mendapat uang vacation 1xPocket money perbulan.

Jadi buat yang mau ikutan au pair tanpa mempertimbangkan negara mana yang menjadi tujuannya, dapat membaca tulisan ini terlebih dahulu sebagai pertimbangan.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s